Pangkal Dari Penyakit Hati

logoRenungan

Pangkal dari penyakit hati adalah krang yakin dan buruk sangka kepada Allah, kurang berempati dan buruk sangka kepada manusia. Inilah yang membuat kita jauh dari Allah dan juga manusia.

Renungan ini disampaikan kepada jamaah MSKN melalui SMS langsung dari Ustad Ansufri Idrus Sambo (penggagas Manajemen Sholat)

Iklan

Contoh Penyakit hati

logoRenungan

Saudaraku, ini adalah penyakit-penyakit hati yang sangat berbahaya yang seyogyanya kita hindari. Atau jika kita terkena olehnya maka harus segera diobati sebelum dia bertambah parah sehingga menjadi sulit untuk disembuhkan, yaitu: prasangka buruk kepada Allah dan manusia, riya dan ujub, sombong dan angkuh, iri dan dendam, dusta dan khianat, kufur nikmat, tidak pernah mersa cukup, suka menggunjing aib orang lain dan merasa diri paling suci.

Renungan ini disampaikan kepada jamaah MSKN melalui SMS langsung dari Ustad Ansufri Idrus Sambo (penggagas Manajemen Sholat)

Penyakit Hati Merusak Diri dan Orang Lain

logoRenungan

Penyakit-penyakit hati itu sangat berbahaya, yang akan merusak diri sendiri dan juga orang-orang lain, semakin parah penyakit ini justru semakin sulit disadari oleh yang bersangkutan. Karena itu orang yang terkena penyakit ini tidak akan mau berobat kecuali mereka yang mau mengintrospeksi dirinya dan mau membuka hatinya untuk menerima nasehat dan kebenaran.

Renungan ini disampaikan kepada jamaah MSKN melalui SMS langsung dari Ustad Ansufri Idrus Sambo (penggagas Manajemen Sholat)

Cahaya Ilahi Akan Sulit Masuk Ke dalam Hati Yang Kotor

logoRenungan

Jika hati kotor maka cahaya ilahi akan sulit masuk, malah yang mudah masuk adalah syetan dan dia akan betah disana. Orang yang demikian tidak takut lagi kepada Allah dan neraka, tidak merasa berdosa saat melakukan maksiat bahkan dia merasa dirinya benar, sungguh celakalah orang seperti in kecuali jika dia sadar dan mau membersihkan hatinya.

Renungan ini disampaikan kepada jamaah MSKN melalui SMS langsung dari Ustad Ansufri Idrus Sambo (penggagas Manajemen Sholat)

Hati Yang Jernih Menjadi Penerang Bagi Sekelilingnya

logoRenungan

Jika hati telah mendapatkan cahaya Ilahi maka orang tersebut akan menjadi penerang bagi orang-orang disekitarnya. Dia senantiasa membimbing dan mengajak keluarganya kepada kebenaran dan kebaikan, dia juga memberikan pencerahan dan menyebarkan kedamaian bagi kawan-kawan, tetangga dan masyarakat dimana dia berada. Beruntunglah orang yang punya hati seperti ini.

Renungan ini disampaikan kepada jamaah MSKN melalui SMS langsung dari Ustad Ansufri Idrus Sambo (penggagas Manajemen Sholat)

Hati Bagaikan Cermin

logoRenungan

Hati juga bagaikan cermin yang akan jernih dan bercahaya dengan amal ibadah dan kebaikan-kebaikan serta akan menjadi kotor dan buram oleh perbuatan dosa dan maksiat. Karenanya jagalah kejernihan hati agar dia dapat menyerap dan memancarkan cahaya ilahi dan janganlah kotori hati  karena hati yang kotor akan mengundang syetan bersarang didalamnya.

Renungan ini disampaikan kepada jamaah MSKN melalui SMS langsung dari Ustad Ansufri Idrus Sambo (penggagas Manajemen Sholat)

Qolbun Salim

logoRenungan

Saudaraku, dihari kiamat nanti seluruh harta dan keluarga tidak dapat memberikan manfaat sedikitpun kepada kita kecuali kalau kita memiliki hati yang sehat dan baik (Qolbun Salim) .

Renungan ini disampaikan kepada jamaah MSKN melalui SMS langsung dari Ustad Ansufri Idrus Sambo (penggagas Manajemen Sholat)